Home | Profil | Penelitian Kami | Publikasi | Prosiding | Kerjasama Penelitian | Sarana & Prasarana | Kontak Kami | Download | Galery

09-11-2018.162640 | Dilihat : 30 x
BP2TA Sumbang Saran dalam Diskusi Kelompok Terfokus Pengelolaan DAS Berkelanjutan dengan Sistem Agroforestri,
BP2TA (Ciamis, 06/11/2018)_Dalam rangka sharing informasi dan pemikiran serta memperoleh umpan balik (feedback) untuk pemantapan riset, BPPTA Ciamis diundang untuk hadir sebagai pembahas pada agenda  diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/fgd) pada penelitian “Kajian Pengelolaan Berkelanjutan Daerah Aliran Sungai berbasis Agroforestry Landscape untuk Mitigasi Bencana Lingkungan di Kabupaten Ciamis”. Penelitian tersebut merupakan penelitian staf pengajar/dosen Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/fgd) diselenggarakan pada hari Selasa (30/10/2018) di ruang rapat paripurna DPRD Ciamis.
 
Diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/fgd) tersebut diawali dengan paparan yang disampaikan oleh Dr. Leti Sundawati sebagai ketua tim peneliti kajian yang berjudul “Kajian Pengelolaan Berkelanjutan Daerah Aliran Sungai berbasis Agroforestry Landscape untuk Mitigasi Bencana Lingkungan di Kabupaten Ciamis”.
 
Leti menjelaskan bahwa bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Indonesia seperti banjir, longsor, gempa bumi, bahkan tsunami perlu disikapi dengan mitigasi bencana yang memadai. 
 
“Meskipun di Ciamis potensi bencana relatif kecil, namun adanya perubahan tata guna lahan mempengaruhi wilayah yang luas sehingga dapat menyebabkan kehilangan biodiversitas dan bencana lingkungan, ungkap Leti.
 
Lebih lanjut Leti menjelaskan bahwa pendekatan wilayah daerah aliran sungai (DAS) dipakai dalam penelitian ini. Leti dan tim mengambil lokasi di Sub DAS Cimuntur yang wilayahnya berada di Kabupaten Ciamis. Pola-pola agroforestri dalam pemanfaatan lahan kering di Kabupaten Ciamis dipandang mampu menjadi solusi pengelolaan berkelanjutan sebagai upaya mitigasi bencana lingkungan.
 
Sementara pada kesempatan lain, Dr. Ir. Budiman Ahmad, M.Sc, -peneliti utama  BP2TA-, yang diminta sebagai pembahas dalam diskusi ini mengungkapkan bahwa pengelolaan lahan dengan konsep agroforestri seperti pada bentuk-bentuk hutan rakyat yang sudah berkembang di Ciamis perlu dukungan banyak pihak. 
 
"Jangan sampai meminimalkan bencana lingkungan namun mengundang bencana ekonomi. Usaha penanaman pohon dalam pola agroforestri dapat dikelola dengan baik sehingga tetap memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Pendampingan bagi masyarakat untuk mengelola lahan sekaligus penguatan kelembagaannya perlu menjadi perhatian bersama, termasuk kebijakan daerah yang mendukung,” ungkap Budiman. 
 
Lebih lanjut Dr Budiman Ahmad menjelaskan bahwa BP2TA pada tahun 2012-2014 telah melakukan kegiatan penelitian integratif pengelolaan landscape agroforestri pada DAS Prioritas yang mengambil lokasi di DAS Citanduy, yang salah satu wilayahnya adalah Sub DAS Cimuntur.  Hasil-hasil penelitian BP2TA ini dapat digunakan untuk menjadi state of the art penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Fakultas Kehutanan IPB.
 
Dalam FGD tersebut, Tim peneliti IPB selain memaparkan temuannya juga hendak meminta konfirmasi mengenai kondisi wilayah Sub DAS Cimuntur baik dari segi tutupan lahan, pola agroforestri, maupun kondisi sosial ekonominya. Dengan demikian, dapat diperoleh masukan variabel-variabel sebagai pertimbangan untuk pengembangan agroforestri  berbasis landscape  di Sub DAS Cimuntur.
 
Beberapa temuan BP2TA Ciamis memperlihatkan banyak terjadi alih fungsi lahan di wilayah Sub DAS Cimuntur. Dalam sektor pertanian, terlihat bahwa umur rata-rata petani semakin tua, kurangnya minat generasi muda menjadi petani, kepemilikan lahan yang sempit tidak dapat menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Akan tetapi, minat untuk menanam pohon semakin meningkat karena tidak memerlukan pengelolaan yang intensif. Dalam hal inilah pola agroforestri, seperti kopi di bawah tegakan pinus atau pola sengon kapulaga, menjadi bentuk pemanfaatan lahan yang diharapkan dapat menjadi pola-pola mitigasi bencana.
 
Hadir dalam diskusi tersebut, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang mengelola DAS, Bappeda Ciamis, DPRD Ciamis Komisi 3, unsur-unsur desa, kecamatan, LSM, serta sejumlah peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Agroforestry (BP2TA).  ***
 
  Judul Berita
BP2TA Selenggarakan Pembahasan Laporan Hasil Penelitian (LHPt) dan Laporan Hasil Pengembangan (LHPg)
BP2TA Sumbang Saran dalam Diskusi Kelompok Terfokus Pengelolaan DAS Berkelanjutan dengan Sistem Agroforestri,
Sistem Informasi Iptek Nasional (SIIN): Aplikasi Database Hasil Litbang Masa Depan
Produk-produk Agroforestri Meriahkan Pameran dalam Rangkaian Seminar Nasional Agroforestri di Jatinangor, Jawa Barat
Partisipasi Balitbang Teknologi Agroforestry dalam Mewujudkan Xylarium Bogoriense Nomor Satu Dunia
Balitbang Teknologi Agroforestry Bekerjasama Dengan Balitbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan Selenggarakan Seminar Teknisi Litkayasa IV
Balai Litbang Teknologi Agroforestry Ikuti Acara Apel Kebangsaan Tingkat Provinsi Jabar
Pembahasan Kerjasama Penyelenggaraan Seminar Bersama
Menjaga Semangat Ramadhan melalui Halal bi Halal
Rombongan Tim Balai Pengelolaan Hutan Wilayah VI Jateng Melakukan Studi Banding pengelolaan Agroforestry ke Balitbang Teknologi Agroforestry Ciamis


Created By @Balai Penelitian Teknologi Agroforestry (BTPA) Ciamis