Home | Profil | Penelitian Kami | Publikasi | Prosiding | Kerjasama Penelitian | Sarana & Prasarana | Kontak Kami | Download | Galery

31-12-2018.200550 | Dilihat : 35 x
BP2TA Inisiasi Pelatihan Pemanfaatan HHBK Ketak untuk Pemberdayaan Perempuan Sekitar Hutan di Pulau Lombok
BP2TA (Ciamis, 19/11/2018)_Paku Ketak (Lygodium circinnatum) adalah salah satu Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang sulurnya dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan anyaman bernilai seni dan rupiah tinggi. Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, adalah sentra kerajinan anyaman ketak sejak lama. Namun akibat pengambilan yang terus menerus, saat ini ketersediaan ketak di alam sudah semakin menurun dan untuk mendapatkannya harus semakin jauh mencari di dalam kawasan hutan. Bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lindung Rinjani Barat, Balai Litbang Teknologi Agroforestry (BP2TA) mengupayakan budidaya ketak di lahan hutan yang sudah dirambah masyarakat. Menggunakan pola agroforestry, BP2TA mengupayakan paket iptek budidaya ketak. Bersama kelompok tani hutan di Desa Pusuk Lestari, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat telah dibangun demplot agroforestry ketak seluas 1,5 hektar yang ditanam diantara tanaman buah dan tanaman perkebunan milik petani. Diharapkan nantinya tumbuh sentra budidaya ketak yang dapat menjadi pemasok bahan baku kerajinan ketak.
 
Selama ini ternyata tidak banyak masyarakat sekitar hutan di Desa Pusuk Lestari yang mengetahui kegunaan ketak meskipun mereka mengetahui banyak orang datang ke hutan untuk mengambilnya. Oleh karena itu, BP2TA menginisiasi kegiatan sosialisasi dan pelatihan kerajinan ketak bagi masyarakat. Pelatihan yang dilaksanakan di balai Desa Pusuk Lestari selama dua hari dari tanggal 16 hingga 17 November 2018 ini menyasar kaum perempuan sekitar hutan. Devy Priambodo, koordinator tim peneliti BP2TA, menyatakan bahwa pelatihan ini sekaligus merupakan upaya pemberdayaan perempuan untuk bangkit menata hidup dan perekonomian pasca gempa. “Potensi HHBK jangan hanya dijual sebagai bahan mentah saja. Kita perlu mengupayakan Petik-Olah-Jual agar dapat meningkatkan nilai tambahnya,” lanjutnya. Beberapa pejabat dari dinas terkait yang turut hadir menyatakan apresiasi dan dukungan atas inisiasi BP2TA. Baiq Yeni S Ekawati, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, dengan antusias memberikan dukungan kepada para peserta bahwa inisiasi dari pihak litbang ini nantinya dapat diteruskan dengan program-program pelatihan lanjutan dari Dinas Pariwisata, Dinas Perindag, maupun instansi terkait lainnya asal para peserta mau dan tekun serta proaktif mengajukan diri untuk kegiatan peningkatan sumber daya manusia. “Aktivitas masyarakat di sekitar hutan ini dapat menjadi potensi atraksi wisata terintegrasi dengan wisata alam, “ ujarnya bersemangat.
 
Peserta pelatihan sebanyak 20 orang langsung dibimbing oleh Awidi dan tim dari Nusa Indah Artshop Karang Bayan yang sudah puluhan tahun berpengalaman sebagai pengrajin dan pelaku usaha kerajinan ketak. Kepada para peserta diberikan pelatihan pengenalan ketak, peralatan, dan dasar-dasar pembuatan kerajinan ketak sekaligus pemasarannya yang disambut dengan antusias oleh para peserta yang kebanyakan merupakan ibu rumah tangga. Baharudin, Pejabat Kepala Desa Pusuk Lestari, di sela-sela pelatihan mengungkapkan harapannya bahwa program pemberdayaan masyarakat yang sudah diawali oleh BP2TA dapat dilanjutkan dengan bantuan dari KPH maupun dinas terkait lainnya sehingga hutan benar-benar dirasakan manfaat ekonominya oleh masyarakat tanpa menebangnya. ***
 
  Judul Berita
Partisipasi BP2TA dalam Peringatan HBR ke-36 Lingkup Jawa Barat
Kunjungan Dharma Wanita Persatuan BLI Kementerian LHK dan Sosialisasi Bank Sampah di BP2TA
Arboretum dan Hutan Penelitian Cigerendeng BP2TA: Lokasi Outing Class Pendidikan Lingkungan Sekolah Dasar di Ciamis
Kontribusi Positif Penerapan Model Agroforestri Jamblang bagi Masyarakat Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang
BPPTA CIAMIS KEMBALI MEMPEROLEH PENGHARGAAN SATKER BERKINERJA TERBAIK DARI KPPN TASIKMALAYA
BP2TA Inisiasi Pelatihan Pemanfaatan HHBK Ketak untuk Pemberdayaan Perempuan Sekitar Hutan di Pulau Lombok
BP2TA Selenggarakan Pembahasan Laporan Hasil Penelitian (LHPt) dan Laporan Hasil Pengembangan (LHPg)
BP2TA Sumbang Saran dalam Diskusi Kelompok Terfokus Pengelolaan DAS Berkelanjutan dengan Sistem Agroforestri,
Sistem Informasi Iptek Nasional (SIIN): Aplikasi Database Hasil Litbang Masa Depan
Produk-produk Agroforestri Meriahkan Pameran dalam Rangkaian Seminar Nasional Agroforestri di Jatinangor, Jawa Barat


Created By @Balai Penelitian Teknologi Agroforestry (BTPA) Ciamis