KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id
  Home | Profil | Penelitian Kami | Publikasi | Prosiding | Kerjasama Penelitian | Sarana & Prasarana | Kontak Kami | Download | Galery

12-11-2021.140515 | Dilihat : 110 x
Transfer IPTEK Agroforestri BPPTA Ciamis Dalam Seminar Nasional VIII Universitas Nusa Cendana
(BPPTA Ciamis, 12/11/2021)_Dalam rangka memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan lahan kering di Nusa Tenggara Timur, Balai Litbang Teknologi Agroforestry Ciamis turut serta berpartsipasi dalam gelaran Seminar Nasional Pertanian VIII dengan tema "Daya Saing Pertanian Lahan Kering Kepulauan Untuk Ketahanan Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan" yang diselenggarakan secara faktual dan virtual (Kamis, 11/11/2021). 
 
Dalam agenda seminar nasional tersebut, narasumber perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ada dua yaitu:
1. Dr. Tuti Herawati dari Ditjen PDASRH dengan materi Strategi Pengelolaan Sumber Daya Alam Lahan Kering Kepulauan yang Berkelanjutan. 
2. M. Siarudin, S.Hut, M.T, MMG, peneliti BPPTA Ciamis dengan materi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Agroforestry Pangan dan Energi. 
 
Dalam presentasinya yang disampaikan secara virtual, Siarudin menyampaikan hasil penelitian yang dilakukan pada areal lahan kering di wilayah kerja Kesatuan Pemangkuan Hutan Produksi (KPHP) Batulanteh Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Siarudin menjelaskan bahwa ujicoba agroforestry pangan-energi (AFPE) tanaman akor (Acacia auriculiformis) yang dipanen pada umur 42 bulan dapat menghasilkan 63-69 ton/ha berat segar batang pohon atau setara dengan energi sebesar 112 - 153 Mkal/ha. 
 
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk memasok bahan baku industri wood pellet dengan kapasitas mesin peletizer 2 ton/jam dan jam kerja 310 per tahun, diperlukan tegakan akor 66 ha/tahun jika dipanen umur 42 bulan, 137 ha/tahun untuk panen umur 36 bulan, dan 323 ha/tahun untuk panen umur 24 bulan. 
 
Sementara penanaman tanaman pangan yang ditumpangsarikan dengan akor menghasilkan produksi kacang tanah 3,7 ton/ha, padi 2 ton/ha, jagung pipil kering 5,3 ton/ha dan lembui (kedelai hitam) 0,5 ton/ha. Analisis usaha AFPE menunjukkan budidaya akor+tanaman pangan layak diusahakan dengan nilai NPV Rp. Rp. 14.607.837,-, IRR 53% dan BCR 1,51. 
 
Menurut Siarudin, petani penggarap cukup beradaptasi dengan perubahan pola tanam dari monokultur pertanian menjadi AFPE akor+tanaman pangan, dapat dilihat dari keberadaan tanaman akor yang tumbuh cukup baik, dan mereka masih dapat menanam tanaman bawah meskipun ada pengurangan luas bidang olah tanam.
 
Di akhir paparannya, Siarudin berharap hasil risetnya dapat bermanfaat bagi semua pihak dan agroforestry pangan-energi (AFPE) dapat  mendukung optimalisasi pengelolaan lahan kering di NTT. AFPE juga diharapkan dapat menjadi salah satu model resolusi konflik pada lahan hutan negara, sekaligus menjadi bagian dari upaya inovatif dalam menjawab tantangan krisis pangan dan energi di masa yang akan datang.
 
Sebagai informasi, Seminar Nasional Pertanian VIII dengan tema "Daya Saing Pertanian Lahan Kering Kepulauan Untuk Ketahanan Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan" diselenggarakan secara faktual dan virtual oleh Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Kamis, 11/11/2021). Acara seminar ini dibuka oleh Rektor Universitas Nusa Cendana Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si, Ph.D, dan menghadirkan beberapa keynote speaker dan narasumber kunci, antara lain Gubernur NTT, Perwakilan Direktorat Jenderal Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Mitra Tani Parahyangan, serta narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK).
 
  Judul Berita
Kolaborasi Stakeholder Ciamis Gelar “Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon”
"Krida Baktiku Hutan Lestariku" Semangat Saka Wanabakti Jawa Barat
BPPTA Ciamis dan ICRAF Membangun Demplot Agroforestry Untuk Peningkatan Fungsi Ekosistem dan Kesejahteraan Masyarakat di Gunungkidul
BPPTA Ciamis Meraih Penghargaan Satker Berkinerja Terbaik 2021
DWP BPPTA Ciamis Menggelar Semarak Hari Ibu
HMPI Lingkup BPPTA Ciamis : Lintas Generasi Melestarikan Alam
BPPTA Ciamis Turut Sukseskan HMPI 2021
Kejar Pencapaian Target Kinerja, BPPTA Selenggarakan Pembahasan Laporan Hasil Penelitian (LHPt) dan Laporan Hasil Pengembangan (LHPg)
BPPTA Ciamis Selenggarakan FGD Identifikasi Penerapan Standard Instrumen LHK
Pelaksanaan Identifikasi Standard dan Instrumen LHK oleh BPPTA Ciamis sebagai UPT BSILHK


Created By @Balai Penelitian Teknologi Agroforestry (BTPA) Ciamis