KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id
  Beranda | Profil | Publikasi | Sarana & Prasarana | Kontak Kami | Download | Galery

13-05-2022.084306 | Dilihat : 19 x
Perkuat Program Kerja BPSILHK Ciamis dengan Dinas PRKPLH Kabupaten Ciamis dan Bank Sampah Induk Ciamis

(BPSILHK Ciamis, 13/5/2022)_Dalam rangka memperkuat program kerja pada Tahun 2022 terkait penerapan standar pengelolaan sampah dan produk ramah lingkungan pada Bank Sampah, Balai Penerapan Standar Instrumen LHK (BPSILHK) Ciamis, telah melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kab. Ciamis  dan kunjungan lapangan ke lokasi Bank Sampah Induk Ciamis (BSC) pada Kamis (12/05/2022).

Dalam kegiatan koordinasi tersebut, tim BPSILHC Ciamis diterima oleh Sekretaris Dinas PRKPLH Kab Ciamis dan Kepala Bidang Kebersihan, Persampahan dan Pertamanan. Sekretaris Dinas PRKPLH Kab Ciamis – Giyatno -  menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan dari BPSILHK Ciamis dalam rangka membangun sinergi pengelolaan lingkungan hidup, diantaranya pengembangan hutan kota/taman kota berbasis teknologi, pengelolaan sampah pada Bank Sampah, rencana pembangunan taman kehati dan pengelolaan Hutan Penelitian Cigerendeng.
 
Sementara dalam kegiatan kunjungan lapangan ke Bank Sampah Induk Ciamis, Giyatno menyampaikan penjelasan tentang fasilitas yang tersedia di BSC, diantaranya teller Bank Sampah, mesin pengolahan sampah, gudang, ruang produksi dan ruang rapat yang dilengkapi dengan display hasil pengolahan sampah.  “Adapun dalam pelaksanaannya, sangat terbantu dengan adanya instrumen yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah Pada Bank Sampah,” pungkas Giyatno.
 
 
BSC yang berdiri sejak tahun 2017 sudah dapat mengelola sampah sebanyak 1.275,05 ton/tahun dan pada saat ini sudah mampu membiayai operasional dengan tanpa mengandalkan dana APBD dari Pemda Kab Ciamis. Dalam pengelolaan Bank Sampah ada tiga prinsip yang menjadikannya berbeda dengan usaha barang rongsokan. Aspek lingkungan, yaitu merubah pola pikir dan kebiasaan dalam masyarakat mengenai sampah dan pengelolaannya sehingga dapat mengurangi pasokan sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kemudian aspek sosial dimana terbentuk komunitas masyarakat peduli dalam pengelolaan sampah dan barulah aspek ekonomi untuk menjadi unit bisnis dari sampah yang telah dipilahkan dan diolah kembali menjadi barang bernilai uang. Kegiatan bisnis dalam BSC merupakan penopang dari kegiatan lingkungan dan sosial sehingga harus bersinergi dengan berbagai pihak.  Oleh karena itu BSC masih sangat membuka ruang yang sebesar-besarnya bagi berbagai pihak dalam mendukung dan berpartisipasi dalam pengembangan Bank Sampah.  
 
Atas prestasi yang telah diraih oleh BSC maka banyak stake holder yang melaksanakan studi banding untuk belajar tentang pengelolaan sampah baik internal dari lingkup Kab Ciamis maupun dari luar Kab. Ciamis.